Kemenangan dari pihak Inter Milan telah membuat AS Roma terus mendekati Juventus di dalam papan atas klasemen sementara Serie A Italia. gelandang Roma yang bernama Radja Nainggolan saat ini berharap bahwa Juve bakal kehilangan angka di dalam sisa perjalanan pada musim kali ini.

Radja Nainggolan Berharap Juventus Terpeleset

Juve sendiri pun juga masih tetap melangkah dengan lancar setelah mengemas kemenangan dengan hasil akhir 2-1 dari pihak Torino beberapa waktu yagn lalu. Torehan itu mengokohkan Juve di dalam pucuk papan klasemen sementara dengan 34 angka dari sebanyak 13 laga.

Tidak lama setelah Juve berhasil untuk merebut tiga angka penuh, maka pihak AS Roma pun juga telah berhasil untuk memberi respin dengan sebuah kemenangan penuh. Berhadapan dengan pihak Inter Milan beberapa waktu yang lalu, Roma pun berhasil untuk memetik kemenangan dengan hasil akhir 4-2.

Kemenangan itu sendiri pun juga telah berhasil untuk menjaga pihak AS Roma di dalam persaingan menuju gelar besama dengan pihak Juventus. Francesco Totti cs pun untuk sekarang ini masih tetap ada di dalam posisi yang kedua dengan jarak sebanyak tiga angka dari Juventus.

Nainggolan telah mengatakan pada pihak Football Italia beberapa waktu yang lalu bahwa mereka memang tak merasakan tekanan, mereka juga harus bisa memetik kemenangan apa pun hasil dari mereka. Ia juga berharap bahwa pihak Juve akan segera terpeleset nantinya. Lalu gelandang yang berumur 26 tahun itu pun juga telah mengatakan bahwa mereka memang pantas untuk memetik kemenangan itu, mereka telah kebobolan namun mereka berhasil untuk bermain dengan begitu luar biasa.

AS Roma sendiri pun juga telah dinantikan laga penentuan di dalam kancah Liga Champions berhadapan dengan pihak Man City di dalam tanggal 10 Desember yang akan datang. Akan tetapi, Nainggolan pun juga memang tak ingin untuk memikirkan laga itu dan juga fokus pada pihak Sassuolo yang bakal menjadi lawan dari AS Roma yang berikutnya di dalam kancah Serie A Italia yang akan datang dan mereka akan tetap fokus kepada laga itu sendiri.

Comments are closed.