Moskow – Inter Milan dipermalukan kala ditekuk oleh tim debutan Trabzonspor di laga pembuka. Kemenangan menjadi hal yang wajib diraih oleh Nerazzurri di matchday kedua melawan CSKA Moskow.

Inter baru mendapat satu kemenangan dalam lima pertandingan yang sudah dilakoninya. Kemenangan itu pun diperoleh saat menghadapi Bologna, usai tim berganti allenatore dari Gian Piero Gasperini ke tangan Claudio Ranieri.

Walau masih dalam tahap bangkit dari periode sulit, Inter didukung catatan bagus saat melawat ke Luzhniki Stadium, Selasa (27/9) malam WIB. Dari empat kali pertemuannya dengan CSKA, La Beneamata selalu menang.

Punya jejak rekam bagus tidak membuat skipper Inter, Javier Zanetti lantas santai saat menghadapi Keisuke Honda dkk. Ia menilai pertandingan di Rusia selalu berlangsung sulit.

“Aku selalu beruntung cukup bermain di Rusia melawan tim-tim penting. Pertandingan-pertandingan ini selalu sulit di Rusia,” ujar Zanetti seraya memperingatkan timnya seperti diwartakan Football Italia.

“Seperti contoh, aku ingat di Piala UEFA ketika kami masih punya Ronaldo kami menghadapi Spartak Moskow. Laga paling dekat terjadi di perempatfinal Liga Champions 2010 ketika Wesley Sneijder mencetak gol untuk membawa kami lolos.”

Di matchday 2 ini, Inter wajib menang apalagi setelah kalah 0-1 dari Trabzonspor di pertandingan pertamanya. Poin penuh bukan hanya memperbaiki posisinya di klasemen grup namun juga akan meningkatkan kepercayaan diri tim untuk melakoni laga-laga selanjutnya.

“Ini pertandingan krusial untuk kami, melihat kami kalah di pertandingan pertama melawan Trabzonspor,” imbuh pesepakbola Argentina itu.

“Kami berharap bisa mengulang penampilan saat kami mengalahkan Bologna dan mulai memetik poin untuk penyisihan kami,” tuntas Zanetti.

Comments are closed.