SItus Judi Online – Konflik yang terjadi di dalam jalur Gaza yang terakhir kali diisukan telah memakan korban sekitar 1000 nyawa dari warga sipil Palestina, ikut membuat hati dari pemain yang bernama Joey Barton menjadi tersentuh. Tidak ayal lagi, kutukan yang sangat keras kepada pihak Israel pun ia beriakn melalui sebuah akun jejaring sosialnya.

Joey Barton Ingin Konflik Di Gaza Berhenti

Melalui sebuah akun Twitter pribadinya, pemain yang memperkuat Queens Park Rangers itu pun telah berkicau berkaitan dengan konflik Gaza itu, sebagai sebuah usaha pembersihan etnis Palestina di dalam jalur Gaza oleh pihak Israel. Ia sendiri pun juga tidak habis pikir bagaimana bisa dunia berdiam diri begitu saja, ketika pasukan pertahanan Israel alias IDF tega untuk melancarkan serangan mereka kepada para warga sipil, khususnya kepada anak-anak yang tidak berdosa.

Tidak hanya mempertanyakan sikap di dalam dunia internasional yang ia anggap telah menutup mata dan juga telinga, ia sendiri pun juga tidak segan untuk bisa mempertanyakan kehendak dari Tuhan berkaitan dengan genosida yang sampai dengan sekarang ini masih tetap terjadi di dalam skala yang begitu menyeramkan di dalam jalur Gaza itu.

Barton telah mengatakan beberapa waktu yang lalu bahwa bila memang konflik itu dikarenakan oleh Israel, maka dunia Barat pasti bakal ikut campur. Hal seperti itu tidak boleh diteruskan. Anak-anak yang tidak berdosa dibantai begitu saja, dan itu harus bisa dihentikan. Bagaimana bisa Tuhan untuk berdiam diri begitu saja menyaksikan hal itu, ataupun juga malah membenarkannya.

Bandar Bola – Selain itu, ia pun juga telah menambahkan bahwa pasukan PBB alias Perserikatan Bangsa-Bangsa berusaha untuk melakukan tindakan evakuasi di dalam sebuah sekolah ketika ada sebuah ledakan besar yang terjadi. Semuanya pun juga harus bertanya pada pihak IDF berkaitan dengan gencatan senjata untuk evakuasi, namun tak pernah mereka berikan selama ini.

Hasilnya adalah anak-anak yang tidak berdosa itu harus kehilangan nyawa mereka. Itu pun juga bukan perang. Mereka semuanya pun juga bukan militant tempur, mereka hanya anak-anak. Hal itu adalah sebuah pembersihan etnis Palestina alias genosida yang dengan begitu tega dilakukan oleh para kaum zionis Israel.

Comments are closed.