Agen Judi Resmi – Cristiano Ronaldo telah mempertanyakan keputusan dari sang presiden Florentino Perez yang telah membuat keputusan menjual Angel Di Maria dan juga Xabi Alonso sekarang ini. Ronaldo juga mengaku bahwa ia tak akan pernah melakukan hal itu jika ia yang menjadi sang Presiden Real Madrid.
CR7 Berharap Alonso Dan Di Maria Tak Hengkang

Usai di dalam musim yang lalu mereka berhasil untuk menjadi juara di dalam kancah Liga Champions dan juga Copa del Rey, Madrid telah memutuskan guna memperkuat skuad mereka dengan cara memboyong tiga pemain yang bersinar terang di dalam ajang Piala Dunia yang lalu.

Dimulai dengan kedatangan dari Toni Kroos, kemudian berlanjut pada James Rodriguez, dan juga ada Keylor Navas. Saat ini Javier Chicharito Hernandez telah jadi pemain yang baru keempat untuk Madrid, yang mereka pinjam dari Man United, yang mana telah membuat pihak aMadrid totalnya membayarkan dana di dalam angk 130 juta euro.

Kehadiran si pemain itu pun juga lalu telah membuat sejumlah pemain di dalam Madrid terancam posisi mereka. Alhasil, pihak Los Blancos sendiri harus rela untuk bisa kehilangan dua pemain handal mereka pada musim yang lalu yaitu Di maria serta Alonso.

Di Maria sendiri telah dilepaskan pada pihak Man United dengan harga yang mencapai angka 65 juta euro, sementara it untuk Alonso telah dilepskan dengan mahar yang kurang dari 10 juta euro pada pihak Bayern Munich sekarang ini. Keputusan itu pun juga bisa dikatakan sangat mengejutkan untuk berbagai pihak, khususnya tentang Alonso.

Agen Judi Bola – Ditambah lagi, sejatinya pihak Los Blancos sendiri saat ini memang masih sangat butuh jasa dari kedua pemain itu di dalam komposisi taktik yang digunakan oleh pelatih mereka yakni Carlo Ancelotti. Ronaldo pun mengatakan beberapa waktu yang lalu bahwa ia pastinya saja memiliki sebuah pendapat yang seperti itu, akan tetapi hal itu tidak selalu bisa untuk ia ungkapkan. Ia juga sangat terkejut akan pelepasan dari Di Maria dan Alonso di dalam musim pans kali ini oleh pihak manajemen Madrid.

Comments are closed.