Jakarta – Setelah sukses belanja di menit terakhir penutupan bursa transfer dalam musim panas ini. Arsenal berharap di pertandingan akhir pekan ini dapat menuai hasil yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

Dalam beberapa musim kebelakang, Arsenal sudah lama tidak dapat gelar. Namun saat musim panas ini arsenal berharap

Setelah diimbangi Newcastle United 0-0 di laga pembuka, Arsenal lantas keok di kandang sendiri tatkala menjamu Liverpool. Situasi memburuk saat MU melakukan pembantaian terhadap Arsenal di Old Trafford dengan skor 8-2.

Boleh jadi ada yang berkilah kalau tiga hasil itu diderita lantaran Arsenal sudah kehilangan sejumlah pemain pilar, macam Cesc Fabregas dan Samir Nasri, tanpa mendatangkan pengganti mumpuni.

Bagusnya, Arsenal kemudian “terbangun” sehingga mendadak agresif di hari terakhir bursa transfer dan melakukan sejumlah “pembelian menit akhir”. Mikel Arteta, Yossi Benayoun, Andre Santos, Park Chu-young dan Per Mertesacker langsung diboyong.

Bermodal suntikan barisan pemain baru tersebut, Arsenal kini akan bisa benar-benar “memulai” musimnya tatkala menjamu Swansea City, tim promosi yang di atas kertas mestinya bisa ditaklukkan dengan relatif mudah.

Selain kemenangan guna mengangkat moral, Arsenal juga patut membidik dua hal penting: menghentikan kecenderungan sulitnya bikin gol–dari tiga partai Arsenal baru bikin dua gol liga–dan tren kartu merah yang sudah menemani di seluruh laga sebelum ini.

Di tangga teratas klasemen, dua klub kota Manchester akan berusaha menjaga kesempurnaan start mereka–tinggal MU dan City yang masih terus menang.

Melawat ke Reebok Stadium markas Bolton Wanderers, MU harus mewaspadai potensi kejutan sebagaimana yang mereka rasakan di tempat yang sama musim lalu ketika diimbangi tuan rumah 2-2.

City sementara itu akan kedatangan Wigan Athletic yang musim lalu dapat mereka kalahkan dalam dua pertemuan. Untuk The Citizens, hasil maksimal akan kian kuat mengirimkan sinyal kalau mereka benar-benar harus diperhitungkan musim ini.

Liverpool yang kini mengisi posisi tiga mesti berhati-hati ketika melawat ke markas Stoke City. Di tempat yang sama musim lalu, ‘Si Merah’ yang kala itu masih ditangani Roy Hodgson bertekuk lutut 0-2 di kandang Stoke.

Chelsea si pengisi posisi empat klasemen sementara akan bertandang ke Stadium of Light markas Sunderland. Musim lalu ‘Si Biru’ memetik kemenangan 4-2 di sana, meski pada pertemuan sebelumnya keok 0-3 di Stamford Bridge.

Comments are closed.