Barcelona -Di dalam kandang sendiri ambisi Barcelona diredam oleh AC Milan, Entrenador Barca Pep Guardiola mengaku tim asuhanya merasa kesulitan untuk mendobrak para pemain Milan yang bertumpuk di belakang pertahanan mereka.

Menit awal pertama Barca sudah mendapat kejutan oleh ulah pemain milan, Alexandre Pato yang mencetak gol dan terpaksa membuat Milan unggul lebih dulu, baru setelah itu milan belajar mengendalikan mereka di Camp Nou Rabu (14/9/2011) dinihari WIB.

Setelah terus menerus menekan dan melancarkan serangan, yang juga berdampak kepada keunggulan penguasaan bola Barca atas Milan sebesar 75%-25% seperti catatan Soccernet, tuan rumah hanya bisa melesakkan dua gol. Sepasang gol itu lahir setelah Barca membuat 22 tembakan, yang mana 7 di antaranya mengarah ke gawang.

Milan sementara itu lebih banyak dipaksa mengawal lini belakangnya dan cuma bisa beberapa kali melakukan serangan balik untuk mencatat 6 tembakan, dengan 3 di antaranya mengarah ke gawang.

“Tidaklah mudah untuk menembus wilayah kotak penalti lawan yang dipadati oleh delapan pemain bertahan,” nilai Guardiola di Reuters.

Pada akhirnya Barca bahkan harus gigit jari karena Milan berhasil menyamakan kedudukan di menit-menit akhir pertandingan, memaksakan skor penutup menjadi 2-2.

“Kami sudah berusaha, tapi pada akhirnya mereka menyamakan skor dari sepak pojok,” imbuh Guardiola.

Comments are closed.